Faktapapua.com, Manokwari – Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Barat sekaligus Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Agama, Abdul Samad Bauw, S.Pd.I., mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus memperkuat nilai-nilai moderasi beragama, menjaga persatuan, dan meningkatkan literasi digital sebagai bekal menghadapi tantangan perkembangan zaman.
Menurut Abdul Samad Bauw, kemajuan teknologi informasi membawa banyak manfaat apabila dimanfaatkan secara bijaksana. Namun di sisi lain, masyarakat juga perlu memiliki kemampuan menyaring informasi agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai narasi yang bersifat provokatif maupun bertentangan dengan nilai-nilai persaudaraan dan kebangsaan.
Ia menegaskan bahwa Islam mengajarkan nilai rahmatan lil alamin, yang mengedepankan kasih sayang, toleransi, musyawarah, dan penghormatan terhadap keberagaman. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan terus memperkuat pemahaman keagamaan yang moderat serta mengedepankan dialog dalam menyikapi setiap perbedaan.
Abdul Samad Bauw juga mengajak generasi muda untuk aktif dalam kegiatan pendidikan, organisasi, sosial, dan keagamaan yang membangun karakter, sehingga mampu menjadi teladan dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan di tengah masyarakat.
Menurutnya, menjaga persatuan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan memperkuat wawasan kebangsaan, meningkatkan literasi digital, serta memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif, masyarakat dapat berkontribusi menciptakan Papua Barat yang aman, damai, dan berkemajuan. (.,.)